![]() |
| take from pustakadigitalindonesia.blogspot.com |
Kecap merupakan sumber makanan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia. Salah satunya adalah sebagai sumber protein nabati, karena bahan dasar utama kecap adalah kedelai yang sudah terbukti mengandung protein nabati yang tinggi.
Di Indonesia sendiri, kecap sangat digemari oleh masyarakat dari seluruh kalangan. Dari kalangan anak - anak, remaja sampai dewasa.
Kecap juga bisa dijadikan sebagai alternatif untuk mengobati batuk dengan dicampur jeruk nipis.
Besarnya protein dan pembuatannya yang tradisional menjadikan kita tidak was was untuk mengonsumsi makanan yang satu ini. Kandungan protein nabati hingga 2,5 % menjadikan kecap sangat baik untuk dikonsumsi.
Namun ternyata, kecap - kecap yang ada di pasaran tidak semuanya baik atau memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan. Terutama kecap murah yang sudah terbukti mengandung bahan bahan berbahaya bagi tubuh. Diambil dari reportase investigasi, pembuat kecap berbahaya ( sebut saja namya Bondol) tidak segan segan menambahkan bahan berbahaya seperti tawas, boraks dan pewarna tekstil. Bahan kedelai untuk membuat kecap pun merupakan kedelai dengan kualitas sangat jelek. Terkadang juga, Bondol membeli kecap kadaluarsa yang ada di pasaran untuk capuran kecapnya.
Dengan tambahan bahan bahan berbahay itu, kecap buatan Bondol menjadi lebih awet, lebih hitam, dan mengkilap. Untuk mengemas kecapnya, Bondol menggunakan botol - botol kecap bekas tanpa mensterilkannya terlebih dahulu.
Mirisnya, dengan harga 4.000 rupiah. Kecap Bondol sangat laris di pasaran. bahkan sudah memiliki banyak pelanggan di kalangan pedagang kaki lima. Seperti pedagang bakso, mie ayam dan bubur ayam.
Oleh karena itu, kita harus memiliki kemampuan untuk membedakan antara kecap yang berbahaya dengan yang tidak. Berikut adalah perbedaannya:
Kecap yang Baik
1. Warna hitam pekat, dan bila diraba terasa halus
2. Aroma kedelai
3. Rasa manis yang dirasakan berasal dari kedelai
Kecap yang Berbahaya
1. Warna tidak terlalu hitam, diraba terasa kasat
2. Aroma tidak sedap ( seperti bau karamel atau tebu)
3. Rasa manis yang dirasakan berasal gula
Tips tips untuk mengurangi kecurangan dan agar kita lebih sehat adalah:
1. Jangan mudah tergiur dengan kecap murah
2. Amati tanggal kadaluarsanya
3. Amati No Reg BPOM
4. Apabila kecap sudah habis, botol kecap sebaiknya dihancurkan. Kalam terbuat dari plastik diremukkan.

No comments:
Post a Comment