Friday, March 4, 2016

Lomba Jurnalistik "Pengutan Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak" Kemendikbud

Prosedur :
  1. Peserta mengirimkan tulisan yang telah dimuat dimedia kapada panitia penyeleksi berupa :
    • Scan/foto tulisan yang telah dimuat dimedia (file harus bisa terbaca jelas) atau hardcopy yang telah dimuat dimedia
    • Salin/ Scan kartu Identitas (Kartu Pers/KTP/Sim), dan nomor Telphone
  2. Tulisan diterima paling lambat 7 Juli 2016 melalui alamat email : lombajurnalistik.keluarga@kemendikbud.go.id atau hardcopy tulisan Kepada Panitia Jurnalistik, Sub Kemitraan, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Gedung C Lantai 13, Jalan Jendral Sudirman, Senayan Jakarta.
  3. Cantumkan Katagori tulisan dengan huruf Kapital dalam subjek Email atau Amplop Surat, diikuti nama lengkap - nama media yang memuat tulisan - tanggal tulisan dimuat (contoh : berita Arif Budiman Tempo 4 Maret, Feature Doni Setiawan Kompas 20 Maret, Opini Dona Wiyata Pikiran Rakyat 20 April 2016)
  4. Bagi Peserta mengirimkan softcopy via email, apabila terpilih menjadi pemenang, wajib menunjukkan tulisan asli yang telah dimuat dimedia.
  5. Pemenang akan diumumkan pada bulan Juli 2016 melalu halaman sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id atau pada kegiatan Gebyar Pendidikan Keluarga
Ketentuan Umum :
  1. Lomba Dibagi menjadi 3 Katagori : Feature, Opini dan Berita
  2. Tulisan harus sesuai dengan  tema : "Penguatan Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak"
  3. Tulisan asli bukan Plagiat
  4. Tulisan Inovatif, aktual, bernilai dan bermanfaat
  5. Tulisan belum pernah/sedang diikut sertakan dalam lomba/kompetisi jurnalistik lainnya
  6. Tulisan terbitan 30 Maret - 30 Juni 2016
  7. Khusus untuk Feature panjang tulisan maksiml 1.200 kata
  8. Lomba dapat diikuti oleh jurnalis media cetak ataupun online/portal berita, serat masyarakat umum (guru, pakar, akademisi, penggiat pendidikan, mahasiswa, dan lain - lain )
  9. Setiap peserta dapat mengirimkan tulisan sebanyak - banyaknya 
  10. Lomba tidak dapat diikuti oleh PNS Kemendikbud
Hadiah dan Penghargaan :
  1. Katagori Opini :
    • Juara 1 : Rp 15.000.000,-
    • Juara 2 : Rp 12.000.000,-
    • Juara 3 : Rp 10.000.000,-
    • Pemenang Harapan : 8 orang @ Rp 4.000.000,-
  2. Katagori Feature :
    • Juara 1 : Rp 15.000.000,-
    • Juara 2 : Rp 12.000.000,-
    • Juara 3 : Rp 10.000.000,-
    • Pemenang Harapan : 8 orang @ Rp 4.000.000,-
  3. Katagori Berita :
    • Juara 1 : Rp 8.000.000,-
    • Juara 2 : Rp 6.000.000,-
    • Juara 3 : Rp 4.000.000,-
    • Pemenang Harapan : 8 orang @ Rp 3.000.000,-
(*Pajak hadiah ditanggung oleh pemenang sesuai dengan peraturan perundang - undangan yang berlaku. Masing -Masing pemenang juga akan mendapatkan piala dan sertifikat. yang akan diberikan pada acara Gebyar Pendidikan Keluarga, di Taman Mini Indonesia)

Info Lebih Lanjut :
Subdit Kemitraan, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga 
Gedung C lantai 13 Kemedikbud
Jalan Jendral Sudirman, Senayan, Jakarta
Telp : 021 - 5737970
email : sahabatkeluarga@kemdikbud.go.id
Twitter : @Shbkeluarga
Facebook : Sahabat Keluarga
 
sumber: http://www.festivalfair.co/2016/02/lomba-jurnalistik-pengutan-peran.html

Thursday, March 3, 2016

Gempa Di Mentawai, Padang Sumatera Barat berkekuatan 8,3 SR dikabarkan berpotensi Tsunami

Gempa yang mengguncang di kepulauan mentawai,  juga terjadi di Padang Sumatera Barat,  .Pasalnya gempa yang berkekuatan 8,3 SR tersebut terjadi di kedalaman 10 km dikabarkan berpotensi tsunami. Akibatnya membuat warga Padang, Sumatera Barat dan sekitarnya panik dan berhamburan ke luar rumah mencari tempat yang tinggi. 
Gempa terjadi pukul 19.35 WIB, Selasa 2 Maret 2016 sempat terjadi 2 kali. Gempa ini sontak membuat warga panik dikarenakan adanya himbauan dari pemerintah bahwa gempa tersebut berpotensi tsunami.
Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, di beberapa daerah khususnya di Kota Padang terjadi kemacetan karena masyarakat mengungsi dengan kendaraan bermotor.
“Adanya kepanikan masyarakat dan kemacetan lalu lintas di masyarakat saat evakuasi adalah manusiawi,” sebut Sutopo dalam keterangannya, seraya merujuk pada gempa yang terjadi pada pukul 19.49 WIB itu.
Meski demikian, lanjut Sutopo, tindakan masyarakat yang masih memaksa untuk melakukan evakuasi dengan kendaraan tanpa mempedulikan kemungkinan terjadinya kemacetan, dapat menyebabkan terlambatnya evakuasi.
Dia lalu mencontohkan beberapa kasus di Padang dan Banda Aceh, ketika masyarakat cenderung menuju dataran tinggi yang lokasinya bisa mencapai 1,5 km dibandingkan menggunakan bangunan evakuasi vertikal yang jaraknya hanya beberapa meter dari tempat tinggalnya.
Contoh-contoh kasus itu dikuatkan penelitian yang dilakukan Unsyiah dan JICA pada 2012 terhadap perilaku masyarakat dalam melakukan evakuasi saat menerima peringatan dini tsunami.
Dalam penelitian itu diketahui 75% masyarakat mengungsi menggunakan kendaraan bermotor dan sebanyak 78% pengungsi terjebak dalam kemacetan sekitar 20 menit.
Hal ini, kata dia, sangat dipengaruhi oleh pengalaman, pengetahuan, dan pendidikan dan latihan yang dimiliki masyarakat.
“Sebagian besar masyarakat yang melakukan evakuasi, tindakannya lebih didasari pada apa yang pernah dialaminya, pengetahuan yang masih terbatas, dan pendidikan dan pelatihan yang juga terbatas. Masih terdapat masyarakat yang merasa perlu mendapatkan kepastian gejala tsunami dengan pergi ke pesisir untuk melihat air surut,” kata dia mengacu pada gempa yang sempat disebut BMKG berpotensi menimbulkan tsunami.
Untuk itu, Sutopo mengimbau masyarakat di daerah rawan bencana untuk berpartisipasi dalam latihan bencana.
Kepada BBC Indonesia, beberapa saat setelah gempa mengguncang, Zulharman, seorang warga Siberut di Kepulauan Mentawai, mengaku mengungsi ke dataran tinggi.
"Gempa terasa lebih dari dari lima menit, saat ini sebagian warga masih ada yang mengungsi ke dataran yang lebih tinggi,” ujarnya.
Marjina, warga di Sikakap, kepada kantor berita Associated Press mengatakan bahwa gempa terasa tak begitu kuat, namun peringatan tsunami sempat membuat warga desa panik dan mereka menuju ke tempat-tempat yang lebih tinggi.
Di Padang, Sumatera Barat, gempa juga membuat warga ke luar rumah untuk mencari perlindungan.

Sumber: www.bbc.com



Wednesday, March 2, 2016

10 Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan Jantung

Cara Kerja Jantung
Sebelum membahas makanan apa saja yang baik untuk kesehatan jantung. Ada baiknya kita membahas terlebih dahulu mengenai cara kerja jantung. Jantung merupakan organ  terpenting di dalam tubuh kita, dikarenakan fungsinya sebagai pemompa darah. Besar jantung hanya sekepal tangan, tersusun dari empat ruang. Jantung kiri berisi darah bersih yang berasal dari paru - paru. Darah bersih dari serambi kiri masuk ke bilik jantung kiri. Dari bilik jantung kiri darah di kirim ke seluruh tubuh.Sedangkan jantung kanan berisi darah kotor kiriman balik dari seluruh tubuh. serambi kanan menerima darah kotor dari tubuh dan dikirimkan ke paru paru melalui bilik kanan.

Antara serambi dan antar bilik dibatasi oleh sekat - sekat sehingga darah bersih tidak tercampur dengan darah kotor. Sedangkan antara serambi dan bilik dibatasi oleh katup jantung yang membuka menutup setiap jantung memompa darah.

Begitulah sedikit informasi mengenai cara kerja jantung. Jantung yang sehat membuat pergerakan aliran darah lancar. Oleh karena itu, menjaga kesehatan jantung sangat penting dilakukan. Caranya adalah mengonsumsi makanan yang mengandung gizi tinggi serta baik untuk jantung.
10 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Jantung
 Berikut adalah 10 makanan 7ang baik untuk kesehatan jantung:
1. Oatmeal
    1 Mangkok oatmeal mengandung asam lemak, omega 3, folat dan kalium sehingga mampu menurunkan kadar LDL dan membuat pembuluh darah tidak tersumbat. Penyajiannya dapat ditaburkan diatas salad, atau dalam mangkuk beserta potongan buah - buahan seperti buah pisang, stroberi, apel dan pir.

2. Ikan salmon
    Ikan salmon kaya akan asam lemak omega 3 nya, salmon juga dapat menurunkan tekanan darah dan melancarkan aliran pembuluh darah. Mengonsumsi 2 porsi ikan salmon setiap minggunya dapat menurunkan resiko terkena serangan jantung hingga 1/3 kalinya.
     Ikan salmon juga mengandung karatenoid astaxanthin yang merupakan antioksidan kuat. selain ikan salmon, ikan yang  memiliki manfaat yang sama adalah ikan mackerel, tuna, baring dan sarden.

3. Alpukat
    Alpukat merupakan lemak tak jenuh yang membantu menurunkan kadar LDL sekaligus meningkatkan kadar HDL dalam darah. alpukat dapat membantu penyerapan karatenoid lain terutama beta karoten dan likopen yang baik untuk kesehatan jantung.

4. Minyak Zaitun
    Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh dan menurunkan kadar LDL. Hasil penelitian di 7 negara menunjukkan bahwa laki - laki yang memiliki kadar kolesterol tinggi jarang meninggal karena penyakit jantung akibat mengonsumsi minyak zaitun.

5. Kacang
    Kacang seperti walnuts kaya akan asam lemak omega 3, almonds dan kacang macademia kaya dengan lemak tak jenuh sehingga merupakan lemak yang sehat. selain itu juga dapat menambah kandungan serat dalam makanan.


6. Buah Berry
   Bluberries, blackberries, raspberries, strawberries maupun jenis berri lainnya merupakan anti radang yang mengurangi resiko penyakit jantung dan kanker.

7. Legumes
    Buncis, kacang panjang, kacang polong dan kacang merah mengandung asam lemak omega 3, kalsium dan serat yang larut sehingga baik untuk jantung.
    
8. Bayam dan sayuran hijau lainnya
    Bayam dikonsumsi untuk menjaga kesehatan jantung karena mengandung lutein, folat, dan serat. Mengonsumsi sayuran hijau secara rutin memang terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung.

9. Biji - Bijian
    Biji - bijian seperti wijen kaya akan asam lemak omega 3 dan 6, yang bermanfaat bagi kesehatan jantung
.
10. Kedelai
     Kedelai merupakan makanan sehat yang baik untuk jantung, karena termasuk lemak jenuh yang rendah sehingga dapat dijadikan sebagai sumber protein hewani.Kedelai dapat dikonsumsi dalam bentuk tempe, tahu, kecap atau susu kedelai.

Itulah informasi yang dapat saya berikan mengenai makanan yang baik untuk kesehatan jantung. Namun demikian, kita tetap harus memperhatikan kesegaran dan kealamian makanan yang kita makan. Kita harus menjadi konsumen yang cerdas, karena maaraknya pedagang - pedagang nakal. seperti baca di kecap berbahaya pemicu penyakit jantung dan Bahaya susu kedelai oplosan

Tuesday, March 1, 2016

Penerimaan Mahasiswa Baru STIS Tahun Ajaran 2016/2017

Penerimaan Mahasiswa Baru STIS Tahun Ajaran 2016/2017


 silahkan download brosur penerimaan mahasiswa baru stis disini

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) yang semula bernama Akademi Ilmu Statistik (AIS) merupakan perguruan tinggi kedinasan yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1958. STIS mengemban visi menjadi institusi pendidikan yang berkualitas dan unggul di bidang statistik.
Pada tahun akademik 2016/2017, STIS menyelenggarakan program studi:
  • Diploma III (D-III) Statistika
  • Diploma IV (D-IV) Statistika
  • Diploma IV (D-IV) Komputasi Statistik
Program studi D-III ditempuh selama 3 tahun. Lulusan program studi D-III STIS mendapat sebutan Ahli Madya Statistika (A. Md. Stat.) dan akan ditempatkan sebagai Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) di lokasi tertentu di Indonesia (Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua).
Program Studi D-IV ditempuh selama 4 tahun. Lulusan program studi D-IV STIS mendapat sebutan Sarjana Terapan Statistika (S. Tr. Stat.) dan akan ditempatkan sebagai tenaga ahli statistika/komputasi statistik di kantor BPS seluruh Indonesia.
STIS akan menerima sebanyak 100 orang untuk program studi D-III dan 400 orang untuk program studi D-IV.
Status mahasiswa STIS terbagi menjadi dua, yaitu Ikatan Dinas dan Tugas Belajar.
  • Ikatan Dinas. Mahasiswa Ikatan Dinas merupakan lulusan SMA/MA yang setelah lulus pendidikan di STIS akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil dan selanjutnya ditempatkan di unit kerja BPS seluruh Indonesia sampai dengan tingkat kabupaten/kota. Lulusan STIS dengan status ikatan dinas wajib menjalani ikatan dinas dengan BPS sesuai dengan penempatannya selama dua kali masa pendidikan secara berturut-turut.  Selama masa pendidikan, mahasiswa tidak dibebani biaya pendidikan dan mendapat tunjangan ikatan dinas sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • Tugas Belajar. Merupakan jalur seleksi untuk mereka yang memiliki status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai tetap pada BUMN/BUMD, atau anggota TNI/POLRI, dan telah menyelesaikan pendidikan SMA/MA jurusan IPA, yang ditugasi oleh instansi yang bersangkutan untuk mengikuti pendidikan di STIS. Biaya pendidikan ditanggung oleh instansi yang memberi tugas.
Selain dari informasi di atas, lihat secara berkala halaman Pengumuman Penting Lainnya untuk pengumuman tambahan yang tidak atau belum tercantum pada informasi di atas.
Untuk memulai pendaftaran, kunjungi Aplikasi SPMB STIS.

Monday, February 29, 2016

Bahaya Kecap Pemicu Kanker Beredar Di Pasaran

take from pustakadigitalindonesia.blogspot.com
Hati - hati dengan manisnya kecap pemicu kanker!!

Kecap merupakan sumber makanan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia. Salah satunya adalah sebagai sumber protein nabati, karena bahan dasar utama kecap adalah kedelai yang sudah terbukti mengandung protein nabati yang tinggi.
Di Indonesia sendiri, kecap sangat digemari oleh masyarakat dari seluruh kalangan. Dari kalangan anak - anak, remaja sampai dewasa. 
Kecap juga bisa dijadikan sebagai alternatif untuk mengobati batuk dengan dicampur jeruk nipis.
Besarnya protein dan pembuatannya yang tradisional menjadikan kita tidak was was untuk mengonsumsi makanan yang satu ini. Kandungan protein nabati hingga 2,5 % menjadikan kecap sangat baik untuk dikonsumsi.
Namun ternyata, kecap - kecap yang ada di pasaran tidak semuanya baik atau memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan. Terutama kecap murah yang sudah terbukti mengandung bahan bahan berbahaya bagi tubuh. Diambil dari reportase investigasi, pembuat kecap berbahaya ( sebut saja namya Bondol) tidak segan segan menambahkan bahan berbahaya seperti tawas, boraks dan pewarna tekstil. Bahan kedelai untuk membuat kecap pun merupakan kedelai dengan kualitas sangat jelek. Terkadang juga, Bondol membeli kecap kadaluarsa yang ada di pasaran untuk capuran kecapnya.
Dengan tambahan bahan bahan berbahay itu, kecap buatan Bondol menjadi lebih awet, lebih hitam, dan mengkilap. Untuk mengemas kecapnya, Bondol menggunakan botol - botol kecap bekas tanpa mensterilkannya terlebih dahulu.
Mirisnya, dengan harga 4.000 rupiah. Kecap Bondol sangat laris di pasaran. bahkan sudah memiliki banyak pelanggan di kalangan pedagang kaki lima. Seperti pedagang bakso, mie ayam dan bubur ayam.
Oleh karena itu, kita harus memiliki kemampuan untuk membedakan antara kecap yang berbahaya dengan yang tidak. Berikut adalah perbedaannya:

Kecap yang Baik
1. Warna hitam pekat, dan bila diraba terasa halus
2. Aroma kedelai
3. Rasa manis yang dirasakan berasal dari kedelai

Kecap yang Berbahaya
1. Warna tidak terlalu hitam, diraba terasa kasat
2. Aroma tidak sedap ( seperti bau karamel atau tebu)
3. Rasa manis yang dirasakan berasal gula

Tips tips untuk mengurangi kecurangan dan agar kita lebih sehat adalah:
1. Jangan mudah tergiur dengan kecap murah
2. Amati tanggal kadaluarsanya
3. Amati No Reg BPOM
4.  Apabila kecap sudah habis, botol kecap sebaiknya dihancurkan. Kalam terbuat dari plastik diremukkan.