Pernyataan Majemuk Beserta
Pembuktian Nilai Kebenarannya
Menindak lanjuti
kekonsistenan di blog saya, kali ini saya memosting lanjutan dari materi Pernyataan dan bukan pernyataan postingan sebelumnya. Yaitu peryataan majemuk.
1.
Pernyataan Majemuk
Pernyataan mejemuk adalah
pernyataan yang diperoleh dari penggabungan dua pernyataan tunggal atau lebih.
Masih ingat bukan kalau pernyataan merupakan sebuah kalimat. Yang namanya
penggabungan kalimat pasti menggunakan kata hubung sahabat. Begitu pula dengan
pernyataan majemuk, pernyataan majemuk terbagi menjadi empat sebagai berikut:
a. Konjungsi
dihubungkan dengan Ù dibaca
“dan”
b. Disjungsi
dihubungkan dengan Ú dibaca “atau”
c. Implikasi
dihubungkan dengan Þdibaca “ jika....... maka .....”
d. Biimplikasi
dihubungkan dengan Û dibaca “ jika dan hanya jika”
2.
Nilai Kebenaran Pernyataan Majemuk
a. Konjungsi
Kata
hubung dan adalah menghubungkan kalimat yang setara, ketika salaha satu kalimat
bernilai salah maka pernyataan majemuk yang dihubungkan akan bernilai salah.
Contoh:
Adi dan
Rini akan menonton bioskop bersama
Apabila
salah satu diantara Adi dengan Rini tidak jadi menonton, maka mereka tidak akan
jadi menonton bersama – sama ( Bernilai salah)
Sehingga
konjungsi hanya bernilai benar apabila kedua pernyataan yang dihubungkan sama –
sama bernilai benar.
Contoh:
Misal ada
dua pernyataan, peryataan pertama dilambangkan dengan P dan pernyataaan kedua
dilambangkan dengan Q.
P= Pagaralam
terletak di Provinsi Sumatera Selatan (bernilai benar)
Q= Gunung
Dempo terletak di sumatera selatan (Bernilai Benar)
P Ù Q = Pagaralam terletak di Provinsi Sumatera
Selatan dan Gunung Dempo terletak di Sumatera Selatan ( Bernilai benar)
Konjungsi
dari P dan Q disimpulkan bernilai benar karena kedua pernyataan sama – sama
bernilai benar.
b. Disjungsi
Kata
hubung atau menyatakan pilihan. Sehingga apabila salah satu sudah bernilai
benar, maka pernyataan majemuk akan bernilai benar.
Contoh:
Adi pergi
ke sekolah naik sepeda atau mobil
Walaupun
Adi hanya naik sepeda saja, atau mobil saja Adi tetap akan sampai ke sekolah
sehingga pernyataan majemuk tsb bernilai benar.
Pernyataan tersebut akan salah
jika Adi ke sekolah tidak naik sepeda dan tidak naik mobil.
Sehingga
dapat disimpulkan bahwa disjungsi bernilai salah hanya apabila kedua pernyataan
yang dihubungkan sama – sama bernilai salah.
Contoh:
Misal ada
dua pernyataan, peryataan pertama dilambangkan dengan P dan pernyataaan kedua
dilambangkan dengan Q.
P=
Pagaralam terletak di Provinsi Sumatera Barat (bernilai
salah)
Q= Gunung
Dempo terletak di Padang (Bernilai salah)
P Ú Q = Pagaralam
terletak di Provinsi Sumatera Barat atau
Gunung Dempo terletak di Padang ( Bernilai salah)
Konjungsi dari P dan
Q disimpulkan bernilai salah karena
kedua pernyataan sama – sama bernilai salah.
No comments:
Post a Comment